Jumat, 23 Agustus 2019

GAJI ITU....

Hari ini gaji pertama suami di tempat kerja yang baru setelah sebelumnya me "resign" kan diri dari perusahaan yang lama. Menurut perjanjian gaji suami bakalan diatas 3 juta (alhamdulillah), namun ternyata namanya hidup selalu gak sesuai ekspektasi kita ternyata yang diterima Rp. 2.100.000 (kira-kira seginilah).

Hal pertama yang saya lakukan, BINGUNG.

Bingung karena harus membayar cicilan rumah, bingung karena harus membayar hutang ke teman, bingung karena harus belanja bulanan, bingung karena harus bayar pajak motor satria yang 2 tahun belum dibayar dan bingung-bingung yang lainnya. Akhirnya, suami minta klarifikasi mengenai gaji yang gak sesuai ini, ternyata...berhubung suami saya masuk kerja mulai tgl 29 juli jadi hitungan di perusahaan baru untuk bisa dapetin gaji full harus masuk di tanggal 15 juli, jadi hitungan gaji full itu 15 juli-15 agustus dibayar gajinya tgl 25. Sungguh dilematis hari ini.

Saya yang tipenya mudah marah, mudah kesal, hari ini mencoba untuk bersabar. mencoba untuk tidak mengomel, mencoba untuk tidak panik karena suami saya juga bakalan panik, mencoba untuk mencari solusi, Mencoba bersyukur karena sudah diberi gaji bulan ini, dan berfikir bagaimana caranya menjalani hidup sampai saya gajian tgl 10 nanti, hingga sore ini saya tidak tau harus berbuat apa.

 Rumah tangga kami baru berjalan 3 tahun 6 bulan :

Tahun Nol  : Menikah 07 Februari 2016 dengan kondisi suami belum mendapatkan pekerjaan.

Tahun Pertama : Januari 2017 suami mendapatkan pekerjaan disaat kami pulang naik taksi kontrol    jahit caesar saya bersama bayi mungil kami yang lahir 27 Desember 2016.

Tahun Kedua : Masih tinggal sama orang tua dan ada tawaran rumah yang cicilannya lumayan berat dicicil, namun entah gimana kami sampai juga pada titik akhirnya membeli rumah secara KPR (Doakan kami Insha ALLAH bisa segera melunasi nya untuk kebaikan amal/ilmu/hati/keuangan..aamiin)

Tahun Ketiga : Mulai tinggal dirumah baru sejak februari 2019, dengan segala masalahnya, segala ketidaksetujuan saya akan ini itu terhadap usul-usul suami, dsb.

Tiap rumah tangga punya ceritanya masing-masing, susah senang itu pasti ada. Roda itu berputar, kalo suami belum punya kerja tetap ya disupport dengan doa dan cinta (saya juga masih belajar), kalo hidup keluarga kita sudah enakan juga jangan sombong, bisa jadi kita bakal dibawah suatu saat nanti.

Semoga rumah tangga yang saya lalui ini baik-baik saja, masalah financial selalu menjadi masalah setiap orang tinggal bagaimana kita menyikapi masalah tersebut. Jangan "ada uang abang disayang, gak ada uang abang ditendang" ya..hehehehehe.

Saya juga harus banyak bersabar, insha ALLAH ada solusi atas masalah kami hari ini dari ALLAH SWT..Aamiin.




Pekanbaru, 23/08/2019.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar